印尼留学生来稿: 年青人是中国-东盟之间文化传播者

 点击上方“印尼视角”可订阅哦!


第四届中国 – 东盟青年论坛

人与人交流,中国-东盟的未来


ASEAN-China Youth Forum 2019

Interaksi Langsung Antar Individu, Masa Depan ASEAN–Tiongkok

Daniyah Az Zahra 


吴丽恩 (Daniyah Az Zahra)


三亚,海南(22/11/2019)

四届中国东盟青年论坛于2019年11月21日至23日在三亚海南热带海洋大学举行,作为交流思想和加强东盟与中国青年之间更紧密合作的场所。一系列论坛以对中廖村的参访结束。


SANYA, HAINAN (22/11/2019)


 Sebagai ajang pertukaran ide sekaligus menjalin kerjasama yang lebih erat antar para pemuda ASEAN dan Tiongkok, ASEAN-China Youth Forum ke-4 digelar pada 21–23 November 2019 di Hainan Tropical Ocean University, Sanya. Rangkaian forum ditutup dengan kunjungan ke Desa Zhongliao.  


该论坛位于海南岛最南端的城市,外交官,政府官员和来自东南亚国家的72名学生参加了论坛。这些学生正在中国的各种大学学习,包括在海南师范大学、暨南大学、海口经济大学、广西艺术大学、天津大学、西南科技大学、南京工业大学、山东大学等等。


吴丽恩和伙伴们在中国-东盟论坛中合影留念。


Berlokasi di kota paling selatan Pulau Hainan, forum ini dihadiri oleh diplomat, pejabat pemerintah, dan 72 mahasiswa asal negara-negara Asia Tenggara yang tengah menjalankan studi di berbagai universitas di Tiongkok –antara lain di Hainan Normal University, Jinan University, Haikou University of Economics, Guangxi Arts University, Tianjin University, Southwest University of Science and Technology, Nanjing Tech University, dan Shandong University.


本次论坛以“新时代,新青年,新发展”为主题,分为“中国-东盟人文交流新趋势新发展”,“创新与区域合作和发展”和“旅游促进区域合作与发展”三个论坛。


Mengusung tema New Era, New Youth, New Development, forum ini terbagi menjadi tiga topik utama yakni “Tren dan Perkembangan Baru Pertukaran Budaya ASEAN-Tiongkok”, “Inovasi dan Pengembangan Kerjasama Regional”, dan “Kerjasama Pengembangan Promosi Pariwisata Regional”.  


东盟中国中心秘书长陈德海透露,本次论坛的重要作用是为中国与东盟的年轻一代加深了解,并在相互信任的基础上建立友谊提供机会,从而为建立东盟和中国的美好未来做出积极贡献。 


Sekretaris Jenderal ASEAN-China Center, Chen Dehai, mengungkapkan peran penting forum ini sebagai jembatan bagi generasi muda ASEAN dan Tiongkok untuk memperdalam pemahaman sekaligus kesempatan menjalin persahabatan yang didasari rasa saling percaya sehingga dapat berkontribusi positif untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi ASEAN dan Tiongkok. 


年轻的代表们以普通话和流利的英语以上下文的方式介绍了与这三个论坛有关的各种演讲。每次演讲均展示了丰富的经验和思想,有望增进各国文化之间的了解,尤其是年轻人之间的了解。


Dengan bahasa mandarin dan bahasa Inggris yang fasih, para delegasi muda menyajikan aneka presentasi terkait ketiga isu tersebut secara kontekstual. Setiap presentasi yang dipaparkan menggambarkan kekayaan pengalaman dan pemikiran yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman antar budaya masing-masing negara –khususnya di kalangan anak muda. 


吴丽恩在演讲。


这次,代表海南师范大学的印度尼西亚学生吴丽恩在“中国-东盟人文交流的新趋势新发展”会议上作了介绍。吴丽恩在演讲中解释了东盟个人与中国人之间直接互动(人与人交流)的重要性,这是改善跨文化交流的最有效方法之一。


Pada kesempatan tersebut, seorang mahasiswi Indonesia yang mewakili Hainan Normal University, Daniyah Az Zahra, menyampaikan presentasinya dalam sesi “Tren dan Perkembangan Baru Pertukaran Budaya ASEAN-Tiongkok”. Dalam presentasinya, Daniyah memaparkan pentingnya interaksi langsung antar individu masyarakat ASEAN dan Tiongkok (people-to-people contact) sebagai salah satu cara yang paling efektif dalam meningkatkan komunikasi antar budaya.


吴丽恩透露了她的个人经历,这是直接互动如何极大地影响她的思维定型的真实例子。吴丽恩在中国学习了四年,对中国有了新的见解。通过她的理解和她的艺术才能,吴丽恩成为了在中国人民眼中介绍印度尼西亚和东盟的有效文化传播者。相反,吴丽恩也可以向她的家人和印度尼西亚的同事解释中国。


Daniyah mengungkapkan pengalaman pribadinya sebagai contoh nyata bagaimana interaksi langsung sangat mempengaruhi pola pikirnya. Empat tahun menimba ilmu di Tiongkok, Daniyah mendapatkan berbagai pemahaman baru mengenai Tiongkok. Melalui pemahaman sekaligus talentanya di bidang seni, Daniyah menjadi komunikator budaya yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia dan ASEAN di mata masyarakat Tiongkok. Sebaliknya, Daniyah juga mampu menjelaskan mengenai Tiongkok kepada keluarga dan rekan-rekannya di Indonesia. 


她说,“人与人之间的接触是塑造我们对一个国家价值观的理解的重要关键。但是,日常生活中的直接互动给人留下了深刻的印象。我们不仅知道舞蹈和烹饪等表层文化,而且还知道人们所采用的生活价值。”


“People-to-people contact merupakan kunci penting yang membentuk pemahaman kita akan nilai-nilai suatu negara. Bagaimana pun, interaksi langsung dalam kehidupan sehari-hari meninggalkan kesan yang jauh lebih dalam. Kita bukan sekadar tahu budaya yang nampak di permukaan seperti tarian dan kuliner, tapi juga nilai-nilai kehidupan yang dianut masyarakatnya,” papar Daniyah.  


吴丽恩认为,在国家之间的文化活动中呈现的跨文化交流(政府与政府之间的联系)不一定反映了社区。在个人层面上涉及价值问题的跨文化交流有助于建立更人道的东盟与中国关系。


Daniyah menilai bahwa komunikasi antar budaya yang tersaji dalam ajang kebudayaan antar negara (Government-to-Government contact) belum tentu mencerminkan nilai-nilai kontekstual dalam masyarakat. Menurut Daniyah, komunikasi antar budaya dalam level individu yang menyentuh persoalan nilai berkontribusi membangun hubungan ASEAN-Tiongkok yang lebih humanis. 


她说,“在新时代,像我这样的年轻人是建立基于价值观而非发展术语的关系的重要推动者。我们知道,东盟和中国在这些价值观上非常丰富。因此,东盟与中国之间的长期合作不仅浮出水面,而且确实为其人民的日常生活提供了实实在在的利益。”


“Di era baru, anak-anak muda seperti saya merupakan agen penting untuk membangun hubungan yang didasarkan pada nilai, bukan sekadar jargon-jargon pembangunan. Kita tahu bahwa ASEAN maupun Tiongkok sangat kaya dengan nilai-nilai semacam ini.  Dengan demikian, kerjasama jangka panjang yang terjalin antara ASEAN dan Tiongkok tidak hanya bersifat permukaan tapi juga benar-benar memberi manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakatnya,” ungkap Daniyah. 


* * *



如果你喜欢这篇文章,请点击在看

点击右上角可分享到朋友圈哦!

发表评论

电子邮件地址不会被公开。